Berawal Dari Skripsi, Mahasiswa Jombang Buat Aplikasi NU Kids

INDONESIASATU.CO.ID:

JOMBANG - Berangkat dari rasa prihatin tidak adanya aplikasi buat anak-anak yang memuat konten Nahdlatul Ulama (NU), seorang pemuda bernama Kirana membuat aplikasi NU Kids. Aplikasi tersebut memuat berbagai macam hal yang berkaitan dengan NU, pesantren dan Islam.

NU Kids menyajikan beberapa materi terkait sejarah NU, pendiri NU, dan budaya apa saja yang ada di dalam NU. Selain menu materi, dalam aplikasi game ini juga terdapat menu minigames, pada menu ini anak dapat bermain game asah otak ringan untuk mematangkan apa yang sudah dipelajari pada menu materi.

“Aplikasi ini masih baru, hari ini baru resmi dilaunching oleh PCNU Jombang. Didalam NU Kids ini berisi mars IPNU, mars Ansor, mars IPPNU, lagu ya lal wathon, mars ma’arif. Juga ada game membuat jadwal kegiatan anak islam. Sasaran NU Kids yakni anak sekolah dasar ke bawah. Aplikasi ini bisa di download di google play,” kata Kirana, Minggu (5/8).

NU Kids dibangun dan dikembangkan atas izin dan pengawasan pengurus cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Jombang. Diharapkan dengan aplikasi ini anak-anak di tingkat sekolah dasar khususnya dapat memiliki wawasan tambahan terkait ke-NU-an.

Isi permainannya seperti stage ziarah, memasang jadwal kegiatan santri di pondok pesantren, tebak gambar tokoh-tokoh pendiri NU, tebak lokasi makam wali 9.

Ia menambahkan ide pembuatan aplikasi ini berangkat dari kegalauannya memikirkan skripsi dan muncul lah ide membuat aplikasi NU Kids. Di awal presentasi dihadapan dosen pembimbing ia sempat ragu akan idenya. Namun ia berusaha menyakin dirinya dan dosen untuk terus maju hingga terwujud aplikasi NU Kids.

“Awalnya saya ragu dengan ide saya namun tetap maju dan dengan bantuan beberapa teman bisa sampai sekarang. Di aplikasi ini ada sejarah NU, tokoh-tokoh NU, diba’an dan game edukasi lainnya yang sebagian kita kerjakan bersama teman-teman,” ujar mahasiswa jurusan informasi dan teknologi Universitas KH Abdul Wahab Hasbullah ini.

Lajang yang lahir 23 tahun lalu ini mulai bersemangat dan percaya diri akan karyanya setelah beberapa pihak mulai merasa manfaat dari aplikasi buatannya. Agar lebih bermanfaat, ia pun menggratiskan aplikasinya untuk di download oleh siapa pun.

Aplikasi NU Kids secara resmi sudah diserahkan ke Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur untuk diserahkan ke Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Kirana mengklaim aplikasi NU Kids baru pertama kali ada di Indonesia.

 “Ke depan kita berencana membuat aplikasi baru tentang NU. Mohon doanya, semoga karya kita bisa membuat NU diterima oleh siapapun,” pungkasnya. (Syarif Abdurrahman/kusnoaji)

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita