Imbas Bupati Non Aktif, 34 Pejabat Nganjuk Diperiksa KPK di Madiun

WARTAJATIM.COM: MADIUM - Sekitar 34 pejabat di Pemerintah Kabupaten Nganjuk diperiksa penyidik KPK di Polres Madiun Kota. Pemeriksaan diduga terkait kasus jual beli jabatan dengan tersangka Bupati Nganjuk, Taufiqurrahman. 

Informasi yang dihimpun wartajatim.com di gedung Bhara Makota, Selasa (5/12/2017), para pejabat datang sekitar pukul 10.00 WIB. Mereka datang dengan mengenakan pakaiaan seragam dinas baik krem maupun baju batik. Ada sekitar 15 orang penyidik KPK berada di lokasi sejak sekitar pukul 09.20 WIB. 

Dari data yang dihimpun, KPK memanggil 34 pejabat Pemkab Nganjuk. Dari 34 tersebut telah hadir di antaranya.

1. Agus Subagiyo Sekretaris Daerah (Sekda)

2. Bambang Eko Suharto mantan Kepala Bappeda Nganjuk yang kini menjabat sebagai Kepala Arsip dan Perpustakaan

3. Hani Adi Nugroho Kasi Program dan Evaluasi, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bina Marga

4. Hoedoyoantan Kepala DPU Pengairan yang sekarang menjabat Sekertaris Dinas Lingkungan Hidup

5. Hoedoyo mantan Kepala DPU Perumahan dan Permukiman, 

6. Jusuf Satrio Kepala DPU Perumahan dan Permukiman.

"Saya tidak tahu soal apa. Saya belum tahu. Ini belum diperiksa. Saya hanya bawahan, di dalam banyak ada Sekda  Agus," kata mantan kepala Bapeda Bambang eko.

Disinggung soal kaitannya dengan kasus jual beli jabatan dengan tersangka Bupati non aktif Nganjuk, Bambang mengaku belum mengetahui secara pasti. Dia menyampaikan hanya mendatangi panggilan dari KPK. 

Ditambahkan,Bambang mengaku baru satu tahun menjabat sebagai Kepala Dinas Kearsipan Nganjuk. Mengenai siapa saja yang dipanggil KPK, Bambang juga mengaku tidak tahu. Namun, dia menjawab di gedung pemeriksaan ada 34-an pejabat, termasuk rekanan.

Sementara Kepala BKD Nganjuk sudrajad saat menghadiri acara pisah sambut Kapolres di gedung wanita,pihaknya mengaku tidak tahu menahu adanya beberapa PNS yang dipanggil KPK.

" Saya belum dapat informasi seperti itu kalau pun ada pasti saya kabari mas,"ucap mantan Kepala perizinan Nganjuk.

Senada disampaikan Plt Bupati Nganjuk Gus wahid saat konfrensi pers di gedung wanita menyampaikan benar adanya kalau ada beberapa pemanggilan KPK di Polres Madiun,pihaknya tetap kooperatif kalau memang itu terbukti akan dikenakan sanksi tegas.

Ditanya awak media siapa aja yang dipanggil,gus wahid diam dan tidak komentar dan langsung pulang.kusnoaji