Ini Penjelasan Kepala Dinas Kesehatan Torut, Terkait Adanya Laporan Pelayanan Kesehatan Dari Media

INDONESIASATU.CO.ID:

TORAJA UTARA -- Keluarga pasien merasa kecewa dengan minimnya pelayanan yang ada di Puskesmas Tombang Kalu'a Lembang Buntu La'bo Kecamatan Sanggalangi Toraja Utara beberapa waktu lalu.

Pasalnya, pasien tersebut menunggu hingga berjam-jam. Petugas tidak berada di tempat dan dokternya pun tak siaga di tempatnya sesuai jadwal, kehadiran dokter di Puskesmas Tombang Kalua juga dinilai sering tak tepat waktu alias terlambat dari jadwal.

Akibatnya, sejumlah pasien dan masyarakat yang terpaksa harus menghabiskan waktu berjam-jam untuk menunggu antrian pelayanan maupun kehadiran petugas maupun dokter.

Keluhan itu salah satunya mencuat dari wilayah Sanggalangi dan sekitarnya. Salah satu keluarga pasien yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan bahwa ia mengeluhkan lambannya pelayanan di Puskesmas tersebut.

Menurutnya hal itu tergambar dari saat dirinya menemani ponakannya yang sedang sakit ke Puskesmas Tombang Kalu'a Sabtu (12/1/2019). Saat dirinya datang pukul 13.26 Wita, petugas jaga dan dokter belum ada di tempat.

Dikonfirmasi Kepala Dinas Kesehatan Torut, Elizabeth Zakaria saat dihubungi melalui telepon selulernya, mengatakan" kami selaku pelayan kesehatan tidak pernah melakukan penolakan apalagi yang namanya tidak memberikan pelayanan kepada setiap pasien, saat mendengar pemberitahuan atau konfirmasi saya langsung kelokasi dan membawa dokter langsung, ternyata sampai dilokasi ternyata tidak ada pasien yang tidak terlayani, semuanya terlayani",ungkapnya via telefon selulernya.

Zakaria juga menambahkan,"saat saya kelokasi puskesmas yang sesuai laporan dari media wartasulsel.com, ternyata tidak ada pasien yang tidak terlayani sampai 2 hari, semua terlayani dan saya juga menanyakan kesemua perawat bahwa ada pasien yang tidak terlayani, pihak perawat mengatakan tidak ada, semua terlayani sesuai prosedur kami, dan saya berterimakasih kepada teman-teman media atas informasi seperti ini untuk sebagai bahan evaluasi kami",tutupnya.

  • Whatsapp

Index Berita