Kado Pilkades 2019, Tambal Sulam Kantor Desa Getas Tanjunganom Dinilai Muspro

INDONESIASATU.CO.ID:

NGANJUK - Kantor Desa Getas Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk lagi-lagi menjadi sorotan masyarakat

Hal ini di ungkapkan salah satu masyarakat Desa Lasiman (63) warga Desa Getas yang juga penjaga kantor Desa

“Kami hanya mengawasi pembangunan kantor desa yang berjalan sudah dua bulan, karena pembangunan kantor desa ini menggunakan dana desa yang semua di pegang penuh sama kepala desa,”ucap Lasiman, Minggu (10/2/2019).

Ia juga mengatakan bahwa pembangunan ini melibatkan satu tukang dan dua kuli yang semuanya warga Desa Getas, kalau dana keseluruhan saya sendiri kurang paham mas. 

“Kita cuma nembel sulam hanya menambah yang kurang dikerjakan, terkait anggaran semuanya coba komunikasi sama Kades yang juga mencalonkan Pilkades serentak, untuk keramik depan  keliling dengan tinggi sekitar satu meter tapi sampai sekarang yang di kerjakan cuma stengah petak ruangannya,” jelasnya.

Mantan Kades Getas H. Sungardi dihubungi via handphone mengatakan, bangunan ini dianggarkan lewat dana desa tahun 2018, dan itupun sudah dikerjakan selama dua bulan, sekarang ini hampir selesai pengerjaanya. 

"Memang benar pembangunan ini belum selesai, untuk penganggaran pembangunan kantor desa kami anggarkan 55 juta, " terangnya

Disinggung terkait tanggung jawab pada masa habis jabatannya, Sungardi membantah bahwa yang dilakukan ini sudah memenuhi prosedur dan sudah di SPJ kan," paparnya dengan patah-patah

Hingga berita ini di terunkan belum ada konfirmasi dari pemerintah setempat, pembangunan kantor desa getas juga mendapat sorotan masyarakat dan bahkan masyarakat sempat mempertanyakan status mantan Kades getas Sungardi.(kang)

bisa dilihat disini

  • Whatsapp

Index Berita