KPK Pusat Berikan Pencerahan Kepada Ekskutif dan Legislatif Kota Kediri

INDONESIASATU.CO.ID:

KEDIRI - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Pusat penuhi undangan Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri, untuk memberikan pemaparan dan pencerahan terkait korupsi dihadapan ekskutif,  legislatif dan Kepala OPD se-Kota Kediri terkait tindakan korupsi.

Pemaparan ini dilakukan, mengingat sebelumnya seluruh Kepala Daerah bertemu di Grahadi Provinsi Jawa Timur,  agar seluruh Kepala Daerah mengundang KPK untuk memberikan pencerahan bagi ASN yang ada di daerah masing-masing.

Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri mengundang KPK dari Divisi Pencegahan Korupsi, peserta yang diundang Kepala OPD se Kota Kediri, Legislatif dan pejabat se Kota Kediri, bertempat di Ruang Jayabaya Balai Kota, Jalan Basuki Rahmad, Kota Kediri, Kamis (8/3) pukul 09.00 WIB.

Apip Permana Kabag Humas Pemkot Kediri, saat dikonfirmasi mengatkan, bahwa mengundang KPK maksud  untuk memberikan sosialisasi pencerahan dan pencegahan korupsi terintegrasi.

"Pemkot Kediri mengundang dari deputi pencegahan KPK, jadi sekarang ini kami dorong aplikasi E-planning, e - budgeting yang terintegrasi untuk mencegah tindakan korupsi," kata Apip.

Kegiatan ini dilakukan Menurut Apip, agar kita bisa memahami dan bisa mencegah agar tidak masuk ke ranah pidana korupsi.

Disinggung ada PNS yang melakukan pelanggaran, hal ini menurut Apip sudah masuk ranah proses hukum yang melakukan tindakan. Kita hanya mengikuti proses hukum yang sedang berjalan.

Diundangnya pihak Legislatif dalam pemaparan ini, bukan dikarenakan ada indikasi pelanggaran. Namun, dikatakan Apip bahwa Pemerintahan ini tidak hanya Ekskutif saja. Namun, kita juga perlu mengundang dari pihak Legislatif.

"Mumpung ada waktu dan kesempatan dari Divisi Pencegahan KPK, maka kita manfaatkan waktu yang ada untuk mendapatkan pencerahan dan pemahaman dari KPK,"ungkap Apip. (prijo)

 

Index Berita