Pamit Shalat Zuhur, Penjual Es Tebu Ditemukan Tewas

INDONESIASATU.CO.ID:

TULUNGAGUNG - Penjual Batagor dan Es tebu yang sehari-hari mangkal ditepi jalan raya Dusun Bantar Desa/Kecamatan  Campurdarat ditemukan meninggal dunia  setelah sebelumnya  berpamitan pulang untuk sholat dzuhur. Kamis (10/1/2019)

Korban diketahui bernama Yani (59) Alamat Rt 01/11 dusun Campurkuntul Desas/ Kecamatan Campurdarat Kabupaten Tulungagung.Saat pertama kali ditemukan pertamakali oleh saksi sudah meninggal dunia  di papan atas Sumur  dalam rumahnya. 

Kapolsek Campurdarat AKP I Nengah Suteja saat dikonfirmasi wartawan  membenarkan kejadian tersebut.

"Sekitar pukul 12.00 wib korban seperti biasanya bersama istrinya  berjualan Batagor dan Es tebu ditepi jalan raya dusun Bantar Desa Campurdarat, saat  menjelang shalat Dhuhur, korban  berpamitan kepada istrinya Suparti mau Shalat,"terang Kapolsek.

Namun setelah lama ditunggu korban tidak kembali ke tempat jualannya hingga pukul 16.30 WIB, kemudian istri korban meminta tolong kepada Suyanto pemilik bengkel yang berdekatan dengan jualanya untuk melihat di rumah korban," imbuhnya.

Masih menurut Tedja, setelah Suyanto tiba di rumah korban dan mengetuk pintu depan,  tidak ada jawaban dari korban.merasa kawatir , Yanto lantas mengintip dan korban diketahui tengah terbaring telentang di papan yang berada diatas  sumur tanpa busana. 

Yanto lantas meminta tolong kepada Yoyok yang kebetulan ada di rumahnya ,dan mendobrak pintu. Dilihatnya korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

Mengetahui kejadian tersebut  saksi lantas memberitahuan kejadian ke Mapolsek terdekat.

"Setelah dilakukan VER oleh team Inavis Polres Tulungagung  tidak terdapat tanda penganiayaan, menurut keluarga korban mengidap darah tinggi dan menerima kejadian meninggalnya korban."pungkas Kapolsek.(im/kla) 

  • Whatsapp

Index Berita