Revitalisasi Pasar Dewi sri Bermasalah:Belum Ada Kesepakatan Dengan Pedagang Pasar,Proyek Kembali Dikerjakan

INDONESIASATU.CO.ID:

Pujon:Proyek revitalisasi pasar Dewi sri Pujon kabupaten Malang yang semakin ramai dibicarakan di kalangan masyarakat setempat menjadi semakin runyam.Setelah sempat dihentikan pengerjaannya karena media memberitakan kasus proyek bermasalah ini,pada tanggal 2/10/2018 proyek pengerukan kembali dikerjakan oleh pengelola pasar yakni PD Jasa Yasa.Dan terkesan pihak pengelola dan pihak yang terkait dengan proyek ini mengabaikan keluhan pedagang yang tergabung di paguyuban pasar Dewi sri Pujon.

Menurut Iswoyo (ketua 2 paguyuban pedagang pasar Dewi Sri),dia mengatakan beberapa hari yang lalu sempat dipanggil oleh Darmaji selaku kepala unit pasar dan diberitahu bahwa pengerukan tanah tebing di atas pasar Dewi Sri akan kembali dikerjakan.Dan penanggung jawab proyek sudah diserahkan kepada kepala desa ngabab sebagai pelaksana proyek.

Menurut ketua 1 paguyuban pedagang pasar,Amin wahyudi mengatakan sampai hari ini (2/10) dia tidak pernah diajak rembukan oleh kepala desa ngabab sebagai pelaksana proyek kalau pengerukan kembali dijalankan.Menurut Amin seharusnya proyek yang belum ada ijin Amdal dan belum jelas pengerjaannya ini dihentikan dahulu sampai semua pihak bertemu dan berembuk kembali.

Seperti yang sudah diketahui beberapa waktu yang lalu media ramai memberitakan revitalisasi pasar Dewi sri ini yang banyak melanggar aturan-aturan.Antara lain tentang ijin Amdal yang belum bisa ditunjukkan oleh pengelola proyek.Sedangkan pihak paguyuban pedagang pasar sendiri sudah menyerahkan kasus pasar Dewi sri ini kepada Sutiono eko cahyono sebagai kuasa hukumnya untuk ditindak lanjuti.

Media Indonesia satu juga sempat menghubungi Amin afandi(kepala desa Ngabab),lewat telpon pada 2/10/2018, sekitar pukul 20.00 wib untuk konfirmasi tentang hal tersebut, akan tetapi kepala desa Ngabab mengatakan kalau bukan waktunya untuk menanyakan masalah tersebut dan Indonesia satu diminta langsung datang ke kantor kepala desa esok paginya.(Hendro B.L)

  • Whatsapp

Index Berita