Sejumlah Pengusaha Lokal, Aksi dan Blokir Pintu Masuk PLTB Tolo 1 di Jeneponto

INDONESIASATU.CO.ID:

JENEPONTO- Sejumlah warga Jeneponto yang mengatasnamakan darinya dari kumpulan pengusaha lokal Jeneponto melakukan aksi dan pemblokiran pintu masuk PLTB Tolo Jeneponto, di Kampung Lengkese-Lengkese, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto. Sulawesi Selatan. Rabu, (14/11/2018).

Akibat dari aksi pemblokiran tersebut, puluhan mobil tidak bisa masuk dalam area kantor PT PP. Aksi yang dipimpin Andi Ato menuntut pihak PT PP selaku contruktion and investment PLTB Tolo 1 Jeneponto, untuk melakukan pembayaran atas kontrak kerjasama dengan beberapa pengusaha lokal di Jeneponto, terang Ato

Menurutnya, dalam perjanjian kontrak tersebut, harusnya pihak PT PP melakukan pembayaran, berakhir pada bulan Agustus kemarin tahun ini. Namun perjanjian itu diduga tak ditepati sesuai dari perjanjian kontrak tersebut.

"Dalam kontrak itu berbunyi bahwa pada bulan Mei PT PP melakukan kontrak kerjasama dengan beberapa pengusaha lokal. Pembayarannya itu akan dilakukan selama 90 kelender, terhitung pada bulan mei," kata dia

Olehnya itu, pemblokiran pintu masuk PLTB Tolo, dilakukan secara terpaksa karena negosiasi selama tiga bulan tdk berhasil, tambahnya

Lebih lanjut. Andi Ato, yang merupakan salah satu pengusaha lokal mengatakan, bahwa PT PP diduga tidak menghargai kontrak pembayaran yang telah disepakati, beberapa aset yang dimiliki PT PP yang juga sudah dilelang. Karena sudah hampir rampung dalam pekerjaan di PLTB, paparnya

Ia tegaskan, apabila pihak PT PP dalam tiga hari kedepan tidak melakukan pembayaran atau tidak memenuhi janjinya maka kami bersama dengan para pengusaha lokal akan melakukan aksi lanjutan secara besar-besaran. Tegas Andi Ato

Menanggapi aksi itu, Teddy selaku yang mewakili pihak PT PP, berjanji akan melakukan pembayaran dalam jangka waktu tiga hari kedepan. Jelasnya.

 

Penulis: Samsir

  • Whatsapp

Index Berita